PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DAN PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) TENTANG REVITALISASI JALUR KERETA API LINTAS RANCAEKEK-TANJUNGSARI

PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DAN PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) TENTANG REVITALISASI JALUR KERETA API LINTAS RANCAEKEK-TANJUNGSARI

NOMOR : Hk.201/A.298/DJKA/12/13

NOMOR : 551.6/1533/Dishub

NOMOR : HK.222/XII/1/KA-2013


1. BUDHI M. SUYITNO (Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan)

2. WAWAN RIDWAN (Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat)

3. IGNASIUS JONAN (Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero)


02 Dec 2013 | 02 Dec 2018

Ruang lingkup Perjanjian Kerjasama ini, meliputi :
a.    Penyusunan Detailed Engineering Design (DED) Reaktivasi Jalur Kereta Api Rancaekk-Tanjungsari;
b.    Penyusunan Dokumen Lingkungan;
c.    Sosialisasi kepada masyarakat setempat dan melakukan inventarisasi lahan yang dibutuhkan untuk mereaktivasi jalur kereta api Lintas Rancaekek-Tanjungsari;
d.    Penertiban jalur kereta api;
e.    Pembebasan lahan untuk jalur kereta api;
f.    Pembangunan/peningkatan prasarana perkeretaapian Jalur Kereta Api Lintas Rancaekek-Tanjungsari;
g.    Pengoperasian prasarana perkeretaapian;
h.    Pengoperasian sarana perkeretaapian; dan
i.    Melakukan monitoring dan evaluasi.
 

Jangka Waktu:

•    5 (lima) tahun, terhitung sejak ditandatangani Perjanjian Kerjasama ini oleh PARA PIHAK
•    Dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan PARA PIHAK
 

hak:

?    Pihak Kesatu mendapatkan kepastian pelayanan angkutan Kereta Api daari Pihak Ketiga; menerima hasil pengadaan tanah yang dilakukan oleh Pihak Kedua; Mendapatkan laporan penyelenggaraan sarana dan prasarana perkeretaapian dari Pihak Ketiga
?    Pihak Kedua mendapatkan kepastian mengenai pelayanan angkutan kereta api dari Pihak Ketiga; mendapatkan laporan pelayanan Angkutan Kereta Api dari Pihak Ketiga
?    Pihak Ketiga mengusahakan sarana perkeretaapian
 

Kewajiban:

?    Pihak Kesatu memberikan data dan informasi kepada Pihak Kedua mengenai jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjung Sari; memberikan persetujuan terhadap dokumen detailed enginering design (DED) reaktivasi jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjung sari; menyusun dokumen lingkungan; melaksanakan pembangunan/peningkatan prasarana perkerataapian jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjungsari.
?    Pihak Kedua melaksanakan sosialisasi dan inventarisasi lahan untuk reaktivasi  jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjungsari; Menfasilitasi Pihak Ketiga dalam penertiban lahan; melakukan pengadaan tanah yang dibutuhkan untuk reaktivasi  jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjungsari; Menyerahkan hasil pengadaan lahan kepada Pihak Pertama; menyusun DED reaktivasi  jalur kereta api lintas Rancaekek-Tanjungsari; Membangun fasilitas keselamatan di luar jalur kereta api; Penyediaan layanan antarmoda
?    Pihak Ketiga melakukan penertiban lahan sesuai Groonkart; mengoperasikan sarana dan prasarana perkeretaapian; membuat laporan pelaksanaan penyelenggaraan sarana dan prasarana perekeretaapian
 


berakhir pada tanggal 02 bulan Desember tahun 2018



Bagikan :
|